Selasa, 21 Mei 2013

Lima Metode Pembelajaran


Guru dapat menggunakan beberapa cara dalam mengajar, yang dikenal dengan metode pembelajaran. Berikut rangkuman 5 metode pembelajaran yang ditulis oleh Yokhebed Fransisca yang didapat dan diunduh di slideshare.

1. Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble

Model Pembelajaran Scramble tampak seperti model pembelajaran word square, bedanya jawaban soal tidak dituliskan di dalam kotak-kotak jawaban, tetapi jawaban sudah dituliskan, namun dengan susunan yang acak, jadi siswa bertugas mengoreksi (membolak-balik huruf) jawaban tersebut sehingga menjadi jawaban yang tepat/benar. Scramble merupakan suatu metode mengajar dengan membagikan lembar soal dan lembar jawaban yang disertai dengan alternatif jawaban yang tersedia. Siswa diharapkan mampu mencari jawaban dan cara penyelesaian dari soal yang ada.

Tiga Syarat Implementasi Sekolahalam



Setelah (disuruh) membaca buku “Belajar Bersama Alam” (tepatnya bagian “3 Syarat Implementasi Sekolahalam”),berikut ini garis besar isinya sekaligus gambaran pembelajaran di SD Alam Jingga. Tiga syarat implementasi sekolahalam adalah:

Guru Berkualitas
Ternyata untuk menjadi kualifikasi guru berkualitas versi sekolahalam, setidaknya diperlukan hal-hal berikut:
·         Mencintai anak-anak sebab guru adalah orang tua bagi murid-muridnya di sekolah

Rabu, 08 Mei 2013

Mendikbud Diimbau Publikasikan Hasil Investigasi UN 2013


Ombudsman menemukan sejumlah permasalahan yang terjadi dalam penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2013 tingkat SMA. Menurut anggota Ombudsman bidang Penyelesaian Laporan, Budi Santoso, penelusuran itu dilakukan di tujuh provinsi yaitu Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Jabodetabek, Riau, Nusa Tenggara Barat dan Jawa Timur.
Dari seluruh laporan yang masuk, paling banyak diadukan adalah Jawa Barat 37,66 persen, Nusa Tenggara Timur 20,13 persen, Sulawesi Tengah 15,58 persen dan Jabodetabek 10,39 persen. Sedangkan sekolah tempat terjadinya permasalahan itu jumlahnya sekitar 150-an.

Senin, 22 April 2013

Mengenal Sekolah Alam ke SoU




Baru kali ini melihat sekolah alam dari dekat. Sebelumnya, hanya membayangkan konsep yang tentunya sangat abstrak. Saat sampai di gerbang sekolahnya, lebih tampak seperti taman kota. Pepohonan rindang mendominasi area depan sehingga udara terasa sejuk. Agak masuk ke dalam, ada sebuah bangunan yang difungsikan sebagai tempat sholat dan mungkin sebagai aula. Deskripsinya cukup sampai di sini.

Selasa, 16 April 2013

Tamu di Jingga Lifeschool


Senin kemarin (15/4) Jingga Lifeschool mendapatkan kunjungan dari SMP Al-Ikhlas Cipete, Jakarta Selatan. Karena akses jalan yang kurang memadai, bis diparkir agak jauh sehingga para peserta kunjungan harus berjalan kaki untuk sampai ke Jingga Lifeschool. Hujan yang turun di malam hari membuat jalan semakin tidak bersahabat, tanah merah membuat perjalanan semakin ‘seru’ dan unpredictable bagi mereka.

"Mengapa Anak Saya Suka Melawan dan Susah Diatur?" (Resume)

Judul                : "Mengapa Anak Saya Suka Melawan dan Susah Diatur?"
ISBN               : 9789790252561
Penulis             : Edy Wiyono (Ayah Edy)
Penerbit           : PT Grasindo
Tahun Terbit    : 2008
Halaman          : 120 


Buku ini menjawab masalah yang umumnya dialami orang tua. Kebiasaan orang tua dalam berinteraksi dan bersikap terhadap anak dapat membentuk perilaku buruk pada anak. Buku ini menjelaskan 37 kebiasaan orang tua dan alternatif sikap yang sebaiknya dilakukan.

Kebiasaan 1 Raja yang Tak Pernah Salah
Pada fase anak belajar berjalan, tidak jarang menabrak meja atau kursi kemudian mengangis. Respon orang tua umumnya adalah memukul meja atau kursi, hal ini yang secara tidak langsung menanamkan nilai bahwa anak tidak pernah salah. Sebaiknya, orang tua menasehati anak untuk lebigh berhati-hati sambil mengusap bagian yang yang menurutnya sakit.

Selasa, 09 April 2013

Jenjang Penilaian Kognitif


A.    Penilaian
Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 menjelaskan bahwa penilaian ditujukan untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik serta sebagai bahan dalam penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan perbaikan proses belajar yang dilakukan secara konsisten, sistematik dan terprogram. Penilaian dapat berbentuk tes dan non-tes; tertulis dan lisan; pengamatan kerja; pengukuran sikap dan penilaian hasil karya berupa tugas,proyek, produk, portofolio dan penilaian diri. Tujuan penilaian meliputi 4 hal, yaitu: