Takjub itu ketika seorang anak yang notabene pendiam dan hampir tidak pernah berbicara, bercerita, walau hanya satu kalimat dan tidak lebih dari 8 kata.
Hangat itu ketika seorang murid datang di tengah hujan rintik dan memeluk sambil mencubit gemas kemudian tertawa geli melihat kekagetan orang yang dicubit.
Sehat itu ketika berlarian mengejar murid super yang senang mengejar teman-temannya sambil mengoceh bentuk imajinasinya.
#gurubaru
Minggu, 28 Juli 2013
Senin, 17 Juni 2013
Selasa, 21 Mei 2013
Lima Metode Pembelajaran
Guru dapat menggunakan beberapa cara dalam mengajar, yang dikenal dengan metode pembelajaran. Berikut rangkuman 5 metode pembelajaran yang ditulis oleh Yokhebed
Fransisca yang didapat dan diunduh di slideshare.
1. Metode
Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble
Model Pembelajaran Scramble tampak
seperti model pembelajaran word square, bedanya jawaban soal tidak dituliskan
di dalam kotak-kotak jawaban, tetapi jawaban sudah dituliskan, namun dengan
susunan yang acak, jadi siswa bertugas mengoreksi (membolak-balik huruf)
jawaban tersebut sehingga menjadi jawaban yang tepat/benar. Scramble merupakan
suatu metode mengajar dengan membagikan lembar soal dan lembar jawaban yang
disertai dengan alternatif jawaban yang tersedia. Siswa diharapkan mampu
mencari jawaban dan cara penyelesaian dari soal yang ada.
Tiga Syarat Implementasi Sekolahalam
Setelah (disuruh) membaca
buku “Belajar Bersama Alam” (tepatnya bagian “3 Syarat Implementasi Sekolahalam”),berikut
ini garis besar isinya sekaligus gambaran pembelajaran di SD Alam Jingga. Tiga
syarat implementasi sekolahalam adalah:
Guru Berkualitas
Ternyata untuk menjadi
kualifikasi guru berkualitas versi sekolahalam, setidaknya diperlukan hal-hal
berikut:
·
Mencintai anak-anak sebab guru adalah orang tua bagi murid-muridnya
di sekolah
Rabu, 08 Mei 2013
Mendikbud Diimbau Publikasikan Hasil Investigasi UN 2013
Ombudsman menemukan sejumlah permasalahan yang terjadi dalam penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2013 tingkat SMA. Menurut anggota Ombudsman bidang Penyelesaian Laporan, Budi Santoso, penelusuran itu dilakukan di tujuh provinsi yaitu Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Jabodetabek, Riau, Nusa Tenggara Barat dan Jawa Timur.
Dari seluruh laporan yang masuk, paling banyak diadukan adalah Jawa Barat 37,66 persen, Nusa Tenggara Timur 20,13 persen, Sulawesi Tengah 15,58 persen dan Jabodetabek 10,39 persen. Sedangkan sekolah tempat terjadinya permasalahan itu jumlahnya sekitar 150-an.
Senin, 22 April 2013
Mengenal Sekolah Alam ke SoU
Baru kali ini melihat
sekolah alam dari dekat. Sebelumnya, hanya membayangkan konsep yang tentunya
sangat abstrak. Saat sampai di gerbang sekolahnya, lebih tampak seperti taman
kota. Pepohonan rindang mendominasi area depan sehingga udara terasa sejuk. Agak
masuk ke dalam, ada sebuah bangunan yang difungsikan sebagai tempat sholat dan
mungkin sebagai aula. Deskripsinya cukup sampai di sini.
Selasa, 16 April 2013
Tamu di Jingga Lifeschool
Senin kemarin (15/4) Jingga
Lifeschool mendapatkan kunjungan dari SMP Al-Ikhlas Cipete, Jakarta Selatan.
Karena akses jalan yang kurang memadai, bis diparkir agak jauh sehingga para
peserta kunjungan harus berjalan kaki untuk sampai ke Jingga Lifeschool. Hujan
yang turun di malam hari membuat jalan semakin tidak bersahabat, tanah merah
membuat perjalanan semakin ‘seru’ dan unpredictable
bagi mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)


